Staycation di Hotel yang Estetik dan Instagramable.

La Boheme Rooms and Coffee, Setiabudi Jakarta Selatan. Sumber foto di sini

Butuh liburan tapi enggak bisa pergi kemana-mana karena pandemi, membuat saya dan suami memutuskan untuk staycation aja di salah satu hotel estetik dan instagramable yang ada di Jakarta. Jujur aja, selama pandemi Covid-19 ini, kami hanya berani liburan ke tempat wisata outdoor seperti Taman Mini atau staycation di hotel yang ada di Jakarta. Ya, meskipun cuma terkesan pindah kamar tidur aja. Tapi lumayan lah untuk melepaskan penat dari rutinitas harian.

Kebetulan di akhir bulan Maret kemarin, salah satu aplikasi pemesanan hotel ada promo diskon hotel yang sebenarnya enggak gede-gede banget diskonnya. Saya yang emang udah suntuk dan butuh liburan, enggak pakai pikir panjang langsung pesan hotel yang ada. Hanya berbekal melihat foto-foto kamar dan rating yang ada di halaman deskripsi, akhirnya saya memesanĀ  hotel ini untuk menginap esok hari.

La Boheme Coffee and Rooms, hotel yang estetik dan juga instagramable.

Kali ini, kami staycation di La Boheme Coffee and Rooms yang berada di Setiabudi, Jakarta Selatan. Berlokasi di tengah kota, membuat hotel ini dekat kemana-mana. Meskipun La Boheme Coffee and Rooms berada agak jauh dari jalan utama, tapi hotel ini cukup mudah dijangkau dengan transportasi umum seperti MRT, commuterline, dan transjakarta. Lokasinya tidak jauh dari stasiun MRT Setiabudi Astra, stasiun Sudirman, dan halte transajakarta Dukuh Atas.

Seperti yang tercantum pada namanya, La Boheme Coffee and Rooms terdiri dari 2 layanan utama, yaitu coffee shop (lebih tepat disebut kafe sepertinya) dan penginapan/hotel.

La Boheme Coffee.

La Boheme Coffee kami temui tepat di dalam lobby setelah masuk melalui pintu utama. Selain ada di lantai dasar, kafe ini juga menyediakan tempat duduk di roftop lantai 3 yang menyuguhkan pemandangan gedung bertingkat Jakarta. Hal ini menjadi daya tarik sendiri yang membuat tempat ini ramai dikunjungi.

Sepengamatan saya, kafe La Boheme Coffee iniĀ  cukup populer di kalangan anak muda. Terbukti dengan ramainya kafe mereka oleh para anak muda dari siang hingga tengah malam. Oiya, untuk reception hotelnya, letaknya menyatu dengan kafe dan berada persis di samping display kafenya.

Suasana di La Boheme Coffee.

Salah satu pojok cafe La Boheme Coffee.
Salah satu sudut di rooftop lantai 3
Roftoop dengan pemandangan gedung.

La Boheme Rooms.

Dari depan, hotel ini terlihat asri karena ditanami banyak tanaman dan pohon. Begitu juga setelah masuk ke dalam. Interiornya dihiasi dengan desain bohemian tropical yang membuat suasananya adem dan nyaman dipandang. Dari segi interior, hotel ini terlihat sangat estetik dan instagramable. Cocok untuk kalian yang memang suka foto-foto di tempat bagus untuk di upload di media sosial.

Ketika menginap, kami mendapat kamar no 111 yang berada di lantai 1. Jadi, kami perlu naik ke lantai atas dengan lift. Sayangnya, lift yang tersedia sangat kecil dan hanya cukup menampung kira-kira 4 orang. Tapi jika kalian khawatir sulit menjaga jarak dengan orang lain ketika menggunakan lift, kalian bisa menggunakan tangga yang berada tepat di samping lift.

La Boheme Rooms menyediakan 3 jenis kamar yaitu Gypsy, Hippie, dan Boho Terrace. Untuk staycation kali ini saya memesan Gypsy Superior Double (with Grab And Go Breakfast). Kamar dengan luas 16m2 ini meletakkan wastafel di dekat pintu masuk, tepat berada di depan pintu kamar mandi. Kamar ini juga dilengkapi dengan fasilitas AC, meja kerja, deposit box, kulkas mini, smart TV dengan netflix, serta kelengkapan mandi dari Sensatia Botanica.

Tidak seperti hotel lain pada umumnya. La Boheme Coffee and Rooms tidak menyediakan kopi, teh, gula, teko listrik, dan sambungan telepon di dalam kamar. Begitu juga dengan sikat gigi, pasta gigi, dan sendal. Ketiga benda tersebut tidak langsung diletakkan di kamar oleh pihak hotel. Namun jika kalian membutuhkannya, kalian bisa minta ke pihak hotel dengan menelepon reception melalui sambungan telepon yang berada di luar kamar, dekat dispenser.

Sebagai gambaran, berikut detail kamar tipe gypsy yang saya pesan:

Buat saya yang menginap dengan keluarga dan anak, staycation di sini saya rasa bukan pilihan yang tepat. Apalagi, saya memilih kamar tipe gypsy yang ukurannya sangat terbatas. Di sini tidak ada fasilitas untuk anak dan keluarga. Kalaupun mengajak anak untuk ikutan nongkrong di cafe bawah ataupun roftop lantai atas, sepertinya agak kurang nyaman bagi mereka. Wajar saja, hotel ini memang bukan menyasar keluarga sebagai target market mereka. Tapi, diperuntukkan bagi mereka yang masih single dan ingin staycation bersama teman-teman.

Untuk makanan, mereka hanya menyediakan beberapa menu makanan di cafenya. Kalian bisa scan QR code yang tertera di dinding kamar yang akan dialihkan ke profil instagram mereka untuk mengetahui daftar menu apa saja yang tersedia. Dikarenakan menunya terbatas, kami pun memutuskan pergi ke mall terdekat untuk makan malam dan membeli cemilan. Sebagai menu sarapan, mereka menyediakan croissant beserta kopi/teh untuk masing-masing orang yang bisa dinikmati di cafe ataupun diantar ke kamar.

Paket sarapan yang didapat, croissant & teh.

Di luar itu semua pendapat di atas, hotel ini sangat baik dari segi pelayanan. Bagi kalian yang ingin staycation di Jakarta, enggak ada salahnya untuk coba menginap di hotel ini buat ngerasain ambience yang berbeda dari hotel pada umumnya.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *